Bukan Sekedar KAMUS!

loading...

TITIAN MUHIBAH (Indonesia-Malaysia)

Jembatan yang dibangun oleh leluhur kita yang menyatukan KL-Jakarta sudah mulai rapuh. Benang-benang kusut dan keruwetan akibat salah sangkah dan kecemburuan sosial semakin berkembang. Inilah yang akan memicu sengketa antara dua bangsa berbeda negara yang mempunyai tradisi yang sama.

Jika tidak segera di perbaiki, titian itu akan segera roboh. Dan jika itu terjadi, maka petakalah yang menimpah. Kita akan kehilangan saudara sebangsa, seagama namun berbeda negara. Terputusnya tali silahturahmi sama artinya dengan meraup bencana. Karena dengan silahturahmi itulah yang akan menciptakan perdamaian, kebersamaan dalam nuansa kekeluargaan yang harmonis saling menghormati dan setia kawan. Tidak ada salahnya berbeda pendapat. Karena itulah yang akan merekatkan kedua bangsa dalam semangat Musyawarah. Tradisi Melayu kita. Kita adalah dua bangsa yang saling melengkapi.

Malaysia dan Indonesia harus kembali bersatu. Membuang segenap sengketa dan prasangkah. Jika kita hancur, orang lain yang akan menari diatas kehacuran itu. Dan kita hanya bisa menangis menyesali diri seperti yang terjadi ketika Qobil membunuh Habil demi Iqlimah.

Titian yang serambut ini harus dijaga. Jangan sampai terbelah atau musnah.
Kitalah…generasi muda yang bertanggung jawab melanggengkannya.
loading...
Bagikan :
Back To Top