Buku Materi Sekolah

loading...

Sifat-sifat Fisika dan Kimia Asam Nukleat

Sifat-sifat Fisika dan Kimia Asam Nukleat. Seperti halnya senyawa organik lainnya, asam nukleat juga memiliki sifat fisika dan kimia. Berikut ini adalah sifat fisika dan kimia asam nukleat, yaitu:

Sifat fisika dan kimia Asam Nukleat

</SPAN< align="justify"

1. Stabilitas asam nukleat

Sifat Stabilitas asam nukleat di pengaruh oleh ikatan basa-basa nitrogen. Dimana ikatan purin membentuk ikatan hidrogen rangkap 2, sedangkan ikatan pirimidin membentuk ikatan hidrogen rangkap tiga. Permukaan basa yang bersifat hidrofobik menyebabkan molekul-molekul air dikeluarkan dari sela-sela perpasangan basa sehingga perpasangan tersebut menjadi kuat.

2. Pengaruh Asam dan Alkali

  • Pengaruh asam terhadap asam nukleat akan menyebabkan asam nukleat terhidrolisis sempurna dan bersifat apurinik. Asam nukleat terhidrolisis sempurna jika berada dalam larutan asam pekat seperti HCLO4pada suhu diatas 100°C. Sedangkan sifat apurinik asam nukleat disebabkan oleh pengaruh asam encer sehingga ikatan glikosidik antara gula dan basa purin terputus.
  • Pengaruh Alkali pada asam nukleat menyebabkan terjadinya perubahan status tautomerik basa. Peningkatan pH akan menyebabkan perubahan struktur guanin dari bentuk keto menjadi bentuk enolat karena molekul tersebut kehilangan sebuah proton. Perubahan ini akan menyebabkan terputusnya sejumlah ikatan hidrogen sehingga pada akhirnya rantai ganda DNA mengalami denaturasi.

3. Denaturasi asam nukleat oleh bahan kimia

Sejumlah bahan kimia diketahui dapat menyebabkan denaturasi asam nukleat pada pH netral. Contoh bahan yang dapat merusak asam nukleat antara ain adalah urea (CO(NH2)2) dan formamid (COHNH2). Karena pada konsentrasi yang relatif tinggi, baha-bahan kimia tersebut dapat merusak ikatan hidrogen sehingga stabilitas asam nukleat berkurang.

4. Viskositas

Molekul DNA merupakan molekul yang relatif kaku sehingga larutan DNA akan mempunyai viskositas yang tinggi sehingga menjadi sangat rentan terhadap fragmentasi fisik. Sifat ini menyebabkan kesulitan untuk mendapatkan isolasi DNA yang utuh.

loading...
Bagikan :
Back To Top